ASLIDOMINO' ASLIDOMINO' AGEN BERKAHPOKER'

Jurnalis foto Meksiko diculik pria berseragam lalu ditemukan tewas

ASLIDOMINO

jurnalis foto meksiko dibunuh.

 

awanQQ – Mayat seorang jurnalis foto ditemukan di negara bagian Meksiko tengah, San Luis Potosi, Jumat, (6/10). Jenazah jurnalis ini ditemukan sehari setelah pria bersenjata berpakaian seragam menculiknya dari rumah.

Edgar Daniel Esqueda Castro, seorang fotografer lepas, melaporkan dirinya diancam dan diintimidasi oleh detektif kantor kejaksaan negara bagian pada bulan Juli lalu.

Juru bicara kantor kejaksaan Ivan Ojeda mengatakan mayat Esqueda ditemukan di dekat Bandara San Luis Potosi, di sinyalir oleh aslidomino

Kemarin kantor kejaksaan negara bagian membantah detektifnya menculik Esqueda dari rumahnya, meski dikatakan pria bersenjata berseragam itu diakui berasal dari jajarannya.

“Kami memiliki beragam cara untuk menyelidiki kasus ini. Kami tidak mengesampingkan apapun,” kata Ojeda.

Komite Perlindungan Wartawan yang berbasis di New York mengatakan Esqueda meliput berita-berita kriminal dan sosial kemasyarakatan. Dia juga kontributor untuk berita lokal di situs Metropoli San Luis dan Vox Populi.

Organisasi Jurnalis Lintas Batas yang bermarkas di Paris, sebuah kelompok advokasi jurnalis, mengatakan, menurut penuturan istri Esqueda, Kamis pagi seorang pria bersenjata menjelaskan dirinya sebagai detektif kejaksaan negara bagian, langsung mencekik leher Edgar dan melemparkannya ke tanah sambil menodongkan pistol ke arah suaminya. Dia (Esqueda) sedang tidur saat mereka masuk ke rumah.

Menurut Komisi Hak Asasi Manusia San Luis Potosi, Esqueda diancam oleh detektif saat sedang memotret lokasi tempat kejadian perkara kriminal.

“Dia didekati oleh lima detektif yang mengancam akan mengambil kamera dan memukulinya jika dia masih mengambil foto. Mereka memaksa dia menghapus foto dan mengusirnya,” kata komisi HAM itu seperti dilansir laman ABCNews, Sabtu (7/10).

Satu minggu kemudian, Esqueda kembali didekati oleh detektif ketika meliput acara berbeda. Mereka meminta dan memotret kartu identitas Esqueda dan mengatakan mereka sedang mengawasi dia dan rumahnya. Mereka mengatakan Esqueda kemungkinan telah menyebarkan informasi kriminal lewat fotonya.

Komisi hak asasi mengatakan mereka telah menghubungi Esqueda yang membenarkan peristiwa itu telah terjadi. Dia mengatakan sudah tidak ada lagi ancaman namun dia telah mengajukan berkas tuntutan.

Kantor komisi hak asasi mengatakan mereka telah melimpahkan kasus ini kepada polisi dari kantor kejaksaan dan pimpinan polisi mengatakan akan menanganinya.

Setelah Esqueda diculik, komisi hak asasi menawarkan perlindungan untuk istri Esqueda. Esqueda sebelumnya tidak terdaftar dalam program perlindungan pemerintah negara bagian.

Program federal mengatakan menyesalkan kematian Esqueda dan meminta aparat segera menyelidiki dan menangkap mereka yang bertanggung jawab.

Sedikitnya sembilan wartawan sudah dibunuh tahun ini di Meksiko.

Yang paling menonjol adalah Javier Valdez, salah satu pendiri majalah Riodoce dan penulis banyak buku tentang hubungan antara perdagangan narkoba dan masyarakat. Dia dibunuh Mei lalu di suatu tempat yang hanya berjarak beberapa blok dari kantornya di Culiacan, Sinaloa.

Setelah peristiwa ini, Presiden Enrique Pena Nieto menjanjikan untuk mengerahkan lebih banyak sumber daya untuk melindungi wartawan dan menyerukan gubernur negara bagian untuk menjalankan tugasnya.

Kemarin sekitar 100 orang di San Luis Potosi menggelar unjuk rasa menuntut perlindungan wartawan. Mereka yang berdemo kebanyakan wartawan.

Leopoldo Pacheco, wartawan yang telah bekerja selama 25 tahun yang ikut dalam demo itu mengatakan pembunuhan ini menunjukkan perlindungan terhadap wartawan selama ini gagal, tanpa ada seorang pun dihukum karena kejahatan terhadap jurnalis.

DI BACA JUGA BERITA LAINNYA CLICK DI BAWAH INI !!!

Akan Ada Aksi Melawan Radikalisme yang Diikuti 4,5 Juta Mahasiswa

 

Facebook Comments
Updated: October 7, 2017 — 11:57 am
Copyrights © 2010. All rights reserved         Content Protection by DMCA.com         Best viewed in 1024 x 768 resolution Kebijakan Privasi