ASLIDOMINO' ASLIDOMINO' AGEN BERKAHPOKER'

Banyak warga tak pakai WC, sungai di Sumsel tercemar bakteri e-coli

ASLIDOMINO

Jembatan Ampera.

 

awanQQ – Mayoritas sungai di Sumatera Selatan tercemar bakteri escherichia coli atau e-coli penyebab diare. Hal ini disebabkan masih banyaknya warga membuang tinja (air besar) langsung ke sungai tanpa menggunakan WC.

Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Sumsel, Arison Bambang mengungkapkan, hal itu diketahui dari hasil laboratorium terhadap kualitas air sungai di provinsi itu tahun 2016. Pengujian menunjukkan beberapa parameter melebihi baku mutu, seperti e-coli, zat besi, dan deterjen.

“Memang pencemaran pada umumnya fluktuatif, tapi mayoritas sungai di Sumsel mengandung bakteri e-coli, sudah melebihi ambang batas,” ungkap Arison, Minggu (8/10), di sinyalir oleh aslidomino

Menurut dia, bakteri itu muncul karena hasil pembuangan kotoran manusia atau tinja. Sebab, kebanyakan warga di Sumsel, terutama yang bermukim di pinggiran sungai, membuang air besar langsung ke sungai.

“Mereka tidak menggunakan WC, langsung nyemplung ke sungai. Itu makanya terkontaminasi e-coli,” ujarnya.

Dikatakannya, bakteri e-coli sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Namun, air sungai yang tercemar bakteri itu masih bisa dikonsumsi dengan cara diolah terlebih dahulu.

“Memasak air harus cukup lama, mesti sudah mendidih tetap dibiarkan dimasak, bukan seperti air biasanya. Warga harus soal itu,” kata dia.

Agar bakteri e-coli bisa berkurang dan kualitas air sungai tetap terjaga, sambung dia, masyarakat harus menggunakan WC untuk buang air besar. Di sinilah peran instansi lain untuk membantu warga membangun fasilitas itu.

“Ini bicara soal kebiasaan. Ada kalanya walaupun sudah disediakan WC tapi masih saja banyak warga memilih buang besar di sungai, alasannya sudah terbiasa,” pungkasnya.

DI BACA JUGA BERITA LAINNYA CLICK DI BAWAH INI !!!

Jurnalis foto Meksiko diculik pria berseragam lalu ditemukan tewas

 

Facebook Comments
Updated: October 8, 2017 — 11:20 am
Copyrights © 2010. All rights reserved         Content Protection by DMCA.com         Best viewed in 1024 x 768 resolution Kebijakan Privasi